Iklan
jump to navigation

Teknologi Katup Desmodromic, Ducati Paling Terdepan Dalam Pengembangan 12 Oktober 2014

Posted by Traktor DOHC in Sensasi.
trackback

desmo4 desmo6

assalaamu’alaikum wr wb

siang bro…

lama tak bersua…yaaa karna kesibukan dan mood tentunya mempengaruhi jeda..

aahh,,sudah laaah…

kali ini kita bahas katup desmodromic? apakah hanya milik pabrikan Ducati??

Desain dan Sejarah

Pergerakan katup yang dikendalikan secara total oleh mekanisme desmodromic telah digagas sejak pertama masa pengembangan mesin. namun, merancang sistem yang bisa bekerja secara optimal dan tidak rumit memakan waktu yang lama. Sampai akhirnya, pada tahun 1896, Gustav Mees mematenkan sistem klep desmodromic pertamanya. Lalu di tahun 1907, Aries, perusahaan otomotif dari Prancis mengumumkan memiliki mesin model V4 degan menggunakan klep desmodromic. Di tahun 1914 mobil balap Grand Prix Delage pun telah mengusung sistem desmodromic pada mesin di balik kap-nya.

waktu itu, sistem katup yang sering digunakan ialah model spring. Model ini digunakan oleh hampir seluruh mesin produksi masal. tapi, katup model spring memiliki kekurangan utama, yakni per pegasnya mudah patah (jika patah, tekanan balik per hilang dan katup tidak bisa menutup lagi). pernah juga dikembangkan proses vacuum melt di tahun 1950-an yang mana proses ini akan membuang kotoran pada per. Tapi tetap aja per-nya akan rusak jika dipaksakan bekerja di atas 8000RPM. Seiring dengan meningkatnya batasan maksimal RPM, maka diharuskan tekanan per yang lebih kuat untuk menutup katup. Tekanan kuat ini menyebabkan tarikan cam meningkat dan keausan semakin cepat. Dirasa sudah pol (mungkin susah diakali) dengan model spring, maka muncullah katup desmodromic.

desmo

Sejak saat itu, penggunaan katup desmodromic semakin banyak. Pabrik manufaktur asal Italia (Azzariti) mengikuti perkembangan Perancis. Dengan ditelurkannya mesin silinder ganda berkubikasi 173cc dan 348cc. Salah satu dari dua mesin beda kapasitas tersebut telah memiliki gigi katup desmodromic. Akhirnya pada tahun 1956 seorang insinyur Ducati, Fabio Taglioni mengembangkan sistem desmodromic untuk Ducati 125 Desmo yang dipakai di ajang balap Grand Prix. Dan para insiyur Ducati tetap melanjutkan pengembangan sistem Desmodromic dan memiliki sejumlah paten terkait desmodromic.

desmo2desmo13

Kutipan Taglioni yang terkenal adalah “Tujuan spesifik dari sistem Desmodromic adalah memaksa katup bergerak sesuai dengan diagram waktu sekonsisten mungkin. Dengan cara ini, energi yang terbuang akan dihilangkan, kurva kinerja yang lebih seragam dan daya tahan lebih baik”

Mekanisme sistem desmodromic dirancang memiliki presisi tinggi. Katup digerakkan dua kem dan dua rocker arm. Kem dan rocker arm seperti pada mesin 4 tak umumnya, bertugas membuka klep. Untuk menutup, kem berbentuk setengah lingkaran dan rocker arm pasangannya bekerja menarik kembali katup ke tempat semula. Karena satu kem bertugas ganda, gear cam desmo berbeda dengan mesin umumnya. Kalau mesin 4 tak biasa memakai model pergerakan 1 : 2, yaitu dua putaran kruk as, satu putaran kem, desmo menggunakan perbandingan 1 : 1.Kelebihan lainnya, akibat pergerakan katup tanpa per, kemungkinan terjadi floating pada pegas mampu diminimalkan. Umumnya gejala floating terjadi karena kerja per kalah cepat dengan putaran noken as. maka terjadilah detonsi (peledakan) bahan bakar yang tidak sempurna dan membuat sepeda motor yang menggunakan per lebih boros dibandingkan dengan Ducati Desmosedici GP7

desmo11

desmo9desmo10

seperti kita tahu, Desmodromic itu sangat identik dengan Pabrikan Ducati.. yaaa memang pabrikan asal Italia ini terus melakukan pengembangan sistem ini di motor racikan mereka ( termasuk untuk Grand Prix dan produksi massal). Kita tahu juga bahwa Ducati selalu menciptakan mesin yang “hanya” 2 silinder, tapi tenaga yang dihasilkan terbilang besar dan harganya juga fantastis..contoh seperti Ducati Panigale, Evo 848, Monster, Diavel, dll..

desmo8desmo5

desmo3

Teknologi yang “waaawww” juga dihargai dengan Banderol yang fantastis.. istilah-nya “Rego nggowo Rupo”

aku ra popo..

sekian ulasanya..semoga bermanfaat..

wassalaamu’alaikum..

wpid-20140913_165728.jpg

mongtorku jik konpesional, kapan punya desmo yaa…

kata juraga pertamax7 itu istilahnya “Hatiku terdesmo-desmo”..wkwkwkwk

Iklan

Komentar»

1. Jayson - 12 Oktober 2014

WhatsApp hack resources perform by some specific methods, this kind of as packet sniffing, remote packet sniffing, decrypts the
conversations and the spy ware.

Suka

2. brigade jalan raya - 12 Oktober 2014

ga pakai sring. trik demo jozzz. bahas yang pneumatic lagi bro 🙂

Suka

yusufgates - 12 Oktober 2014

follow aja masbro..nanti insya Alloh terbit artikelnya.. 🙂

Suka

3. yusufgates - 12 Oktober 2014
4. Mas Sayur - 12 Oktober 2014
yusufgates - 12 Oktober 2014
5. CuPcAkE - 29 Oktober 2014

dan tentu saja suara mesin nya yg khas kemrosak

Suka

yusufgates - 29 Oktober 2014

Hehehe.. mirip v engine

Suka

6. Ducati Cafe Fighter, Sangar euy..!! | TraktorDOHC's Blog - 19 Desember 2014

[…] fairing dengan mesin berkubikasi 1099cc, V-Twin 90 derajat dengan teknologi khasnya, yaitu katup Desmodromic. Lantas, kenapa dimodif seperti […]

Suka

7. Sruput - 31 Desember 2015

Bakal kaget pertama bawa monster, gaspol langsung bablas. Jangan lupa pake jeans klo ga mau jadi paha panggang 🙂

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: